Pentingnya Akhlakul Karimah untuk Membangun Moralitas Bangsa


Pentingnya Akhlakul Karimah untuk Membangun Moralitas Bangsa

Selamat pagi semuanya. Kali ini saya hanya akan membagikan sebuah pendapat dan mungkin dalam artikel ini juga dapat menumbuhkan kebersamaan dan kesadaran bagi yang membacanya. Kali ini saya akan berbagi pendapat mengenai pentingnya berakhlakul karimah untuk membangun moralitas.

Belakangan ini kondisi negara kita memang mulai menurun apalagi kondisi para pemuda Indonesia. Bayangkan saja kawan - kawan bahwa setiap pemuda sekarang sudah mulai merasa bebas tanpa ada rasa khawatirpun dengan apa yang dilakukannya. Mulai dari caranya berinteraksi dengan orangtua saja layaknya orangtua itu sepantaran dengannya. Kemudian merajalelanya pemuda - pemuda yang terjerat dalam pergaulan - pergaulan bebas sehingga hal - hal tersebut menyebabkan lingkungan masyarakat dalam hal moralitas mulai menurun pesat dari hari ke hari.

Tidak hanya itu, penurunan moral juga terjadi pada murid tingkat SMP ke bawah. Kalau masalahnya hanya tidak bisa diatur mungkin itu tak kenapa napa masih bisa diperbaiki. Namun, yang terjadi adalah anak - anak dibawah umur yang seharusnya menggunakan waktunya untuk hal - hal positif tetapi banyak diantara mereka menggunakannya untuk hal yang tidak baik entah mulai mengenal yang namanya rokok, film film dewasa bahkan ada yang berpacaran. Hal ini disebabkan karena kurangnya orangtua dalam mendidik buah hatinya dengan baik. Ketika orangtua memberi kemanjaan terhadap buah hatinya, hal yang diinginkannya selalu dipenuhi tanpa memikirkan dampak yang terjadi apabila keinginanannya tersebut buruk akan berdampak buruk terhadap dirinya, dan lingkungan sekitarnya.

Tercatat bahwa rata - rata remaja zaman sekarang perlu yang namanya perbaikan sikap karena terlalu bebas dalam pergaulannya, sehingga banyak juga terjadi remaja wanita yang hamil diluar nikah lalu meng-aborsi kandungannya tanpa memikirkan kesehatannya. Sungguh ironis perbuatan - perbuatan yang dilakukan para pemuda sekarang, dimana seharusnya remaja menikmati masa mudanya dengan baik tanpa ada apapun. Namun, yang terjadi seperti ini.

Banyak diluar sana yang bertanya mengenai moralitas bangsa ini, jika saya harus sebutkan beberapa teman saya bertanya dan mengatakan hal yang sama dengan apa yang saya pikirkan.
Mengapa remaja - remaja sekarang sikapnya lebih buruk dari kita?
Apa hal yang dilakukan para remaja sekarang sehingga sikapnya seperti itu?
Remaja zaman sekarang perlu yang namanya perbaikan diri bahkan kalau bisa hindari yang namanya pergaulan bebas
Beberapa kalimat seperti itu membuat saya merasa bahwa remaja sekarang sudah berlebihan dari pergaulan hingga gaya hidupnya. Hal ini bukan menyindir kalian para remaja yang membaca artikel ini, saya hanya ingin bermaksud agar remaja sekarang dan kedepannya terselamatkan dari pergaulan bebas.

Memang, pergaulan boleh - boleh saja namun janganlah berlebihan karena sesuatu hal yang berlebihan itu tidak baik. Hati - hati juga ketika memilih pergaulan pilihlah pergaulan yang baik dan tidak membuat diri sendiri terjerumus dalam keburukan. Namun, jika anda bergaul dengan yang buruk silahkan saja tetapi anda harus bisa menjadi pelopor perubahan etika terhadap teman anda.

Untuk membangunnya moralitas bangsa yang menurun ini bukan hanya etika yang ditingkatkan melainkan perlunya akhlakul karimah. Akhlakul karimah adalah akhlak atau sikap yang menjadikan diri manusia itu selalu terjaga dari hal yang munkar. Jika akhlakul karimah pada diri manusia itu selalu diterapkan dan selalu dijaga maka etika serta bagaimana caranya bergaul orang tersebut akan baik.

Namun, bagaimana agar diri kita itu terdapat akhlakul karimah? Memiliki akhlakul karimah perlu proses sama halnya seperti memasak mie instan perlu proses terlebih dahulu. Cara agar akhlak dalam diri baik tidak perlu datang jauh kesana kemari, ikuti beberapa tips dan cara berikut:

1. Jangan pernah melupakan agama
Setiap orang pastinya memiliki agama yang dianutnya masing - masing. Jika diperhatikan diluar sana, sekarang banyak orang beragama tapi tidak berakhlak. Sangat diperlukan bahwa untuk membangun moralitas melalui akhlakul karimah yaitu perdalami etika dalam agama masing - masing tidak perlu jauh - jauh terlebih dahulu yang dekat dengan diri kita saja seperti orangtua kita, ataupun terhadap orang orang berilmu disekitar kita.

2. Carilah ilmu walau harus ke negeri Cina
Siapa yang tidak tahu dengan kata diatas? Carilah ilmu walau harus ke negeri Cina. Ilmu adalah dasar agar manusia dapat mengetahui atau mengerjakan sesuatu, ilmu lebih penting karena orang yang pandai dalam mengerjakan sesuatu tetapi tidak dengan ilmunya maka sama saja orang itu mengerjakan sesuatu tanpa hasil. Ilmu dapat dicari dimana saja, kapan saja, dari orang itu lahir hingga meninggal dunia. Dengan dalamnya ilmu seseorang dapat dipastikan kecil kemungkinan orang tersebut terjerumus kedalam keburukan.

3. Jangan durhaka terhadap orangtua
Orangtua adalah orang yang telah melahirkan anda di dunia ini melalui ibu anda sendiri. Orangtua merawat kita dari kecil dimana kita masih menangis hingga sampai saat ini. Orangtua selalu berusaha memenuhi keinginan kita walaupun ketika sedang sulit. Bayangkan jika kita durhaka terhadap orangtua kita sebagai contohnya cerita malin kundang saja, itu hanya sebagai contoh. Jika kita durhaka hal yang pasti akan ada akibatnya entah ketika masih hidup ataupun ketika sudah meninggal.

4. Saling menghargai
Dalam kehidupan ini pastinya manusia memiliki pendapat dan perbedaannya masing - masing. Hargailah pendapat orang lain itu karena apabila kita tidak menghargainya dan ingin merasa yang paling benar hal yang ditakutkan akan terjadi permusuhan dan terjadi perpecahan.

5. Saling membantu
Siklus seorang manusia ada 2 yaitu susah dan senang. Pasti ada susah lalu senang, nah ketika teman atau orang disekitar kita ada yang mendapatkan kesulitan tapi kesulitan yang benar yah bukan kesulitan dalam ujian bagi para pelajar. Misalnya, kesulitan orang disekitar kita mendapat musibah kebakaran atau sedang mendapatkan masalah kita sebagai makhluk sosial harus membantunya karena dengan membantunya akan memudahkan masalahnya dan orang tersebut akan merasa bahwa orang yang menolongnya memiliki kepedulian. Dengan saling membantu maka lingkungan masyarakat akan terbentuk sebuah keharmonisan dalam bersosialisai.

6. Selalu bergotong royong
Gotong royong adalah bentuk kegiatan dimana sebuah aktifitas diselesaikan bersama - sama. Sebagai contohnya misalkan ada sebuah bakti lingkungan di sekitar rumah, maka ikutlah di kegiatan tersebut dengan gotong royong kekeluargaan, kebersamaan, kesenangan, dan lain - lain akan terbentuk. Gotong royong adalah salah satu bentuk untuk mempererat tali persaudaran dengan orang - orang disekitar kita.

7. Bermusyawarah
Sesuai sila bangsa kita yang ke - 4 "kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan". Bermusyawarah adalah salah satu cara agar suatu masalah bersama dapat dipecahkan. Dengan bermusyawarah tidak akan terjadinya perpecahan.

8. Saling menghormati
Sebagai seorang manusia kita harus saling menghormati. Saling menghormati juga akan menjaga kebersamaan diantara kita.

9. Gunakan waktu dengan hal - hal positif
Waktu dalam kita hidup sangatlah singkat, dan waktu terus berputar tanpa adanya berhenti sedikitpun. Waktu yang singkat kita ini seharusnya gunakan dengan hal - hal positif seperti 8 contoh sebelumnya. Sekali saja kita membuang waktu maka waktu itu tidak akan dapat diulang. Waktu adalah uang pepatah yang singkat namun bermakna ini membuktikan bahwa waktu itu terlalu singkat.

Masih banyak hal - hal yang dapat membangun akhlakul karimah sehingga moralitas bangsa kita ini dapat terbentuk. Bagaimanakah menurut kawan - kawan semua? Perlukah kita untuk menyebarkan kebaikan kembali agar bangsa kita ini aman dan tenteram? Jika ya mari kita lakukan dari diri kita sendiri lalu ke lingkungan kita di luar sana. Selamat berlibur salam hangat mastertutorial


EmoticonEmoticon