Sistem Bilangan Biner

Sistem Bilangan Biner

Bilangan biner adalah bilangan yang sistem penulisan angkanya dengan menggunakan 2 simbol atau 2 digit saja yaitu 0 dan 1. Bilangan biner merupakan dasar semua sistem bilangan berbasis digital. Contoh nyata dalam kehidupan sehari - hari yang menggunakan sistem bilangan biner:
Tombol On/Off pada suatu stopkontak biasanya terdapat lambang 0 dan I itu merupakan penggunaan sistem bilangan biner, tanda 0 berarti mati sedangkan tanda I berarti hidup
Biner
Sistem bilangan biner sering disebut dengan istilah bit atau binary digit. Untuk 1 Byte sama dengan 8 bit. Selain bilangan biner ada juga bilangan - bilangan lain dalam sistem komputer yang dapat digunakan:
  • Bilangan Desimal
  • Bilangan Oktal
  • Bilangan Heksadesimal
A.Bilangan Desimal
     Bilangan desimal adalah bilangan yang maksimal digitnya atau angkanya 10 yakni terdiri dari 0 sampai dengan 10. Bilangan desimal berbeda penggunaannya dengan bilangan biner

B.Bilangan Oktal
     Bilangan oktal adalah bilangan yang terdiri dari angka 0 sampai dengan 7. Atau dapat disebut bilangan oktal hanya terdiri 8 digit.

C.Bilangan Hexadesimal
     Bilangan  hexadesimal adalah bilangan yang terdiri dari 0 sampai 15. Bilangan hexadesimal adalah bilangan yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan bilangan lainnya.Bilangan hexadesimal memiliki syarat - syarat seperti berikut ini:
  • Angka 10 berubah menjadi A
  • Angka 11 berubah menjadi B
  • Angka 12 berubah menjadi C
  • Angka 13 berubah menjadi D
  • Angka 14 berubah menjadi E
  • Angka 15 berubah menjadi F
Dapat disimpulkan untuk bilangan hexadesimal sendiri sama seperti penggunaan kode - kode warna di photoshop atau dalam web desain. Contohnya warna putih kalau dalam kode hexadesimalnya adalah #FFF atau kalau dalam bentuk angka berarti 151515.

Itu saja yang dapat Mastertutorial sampaikan, intinya dalam sistem komputer memiliki keunikan dalam sistemnya seperti dalam bentuk bilangan yang sudah dijelaskan diatas. Selamat beraktifitas


EmoticonEmoticon